Rabu, 08 Mei 2013

TUGAS PROPOSAL


Proposal Penelitian

Proposal adalah rencana kerja yang disusun secara sistematis dan terinci untuk suatu kegiatan yang bersifat formal. Proposal adalah suatu usulan kegiatan perlu dukungan atau persetujuan pihak lain. Proposal adalah suatu bentuk rancangan kegiatan yang dibuat dalam bentuk formal dan standar. Untuk memudahkan pengertian proposal yang dimaksud dalam tulisan ini, kita dapat membandingkannya dengan istilah “Proposal Penelitian” dalam dunia ilmiah (pendidikan) yang disusun oleh seorang peneliti atau mahasiswa yang akan membuat penelitian (skripsi, tesis, disertasi). Dalam dunia ilmiah, proposal adalah suatu rancangan desain penelitian (usulan penelitian) yang akan dilakukan oleh seorang peneliti tentang suatu bahan penelitian. Bentuk “Proposal Penelitian” ini, biasanya memiliki suatu bentuk, dengan berbagai standar tertentu seperti penggunaan bahasa, tanda baca, kutipan dll.

Karakteristik Proposal
Proposal penelitian mahasiswa memiliki beberapa karakteristik sebagai berikut :
1.      Merupakan suatu rancangan pokok yang akan dilakukan guna mengumpulkan bahan penulisan skripsi, tesis, disertasi.
2.      Memperlihatkan kemampuan proposal kemampuan mahasiawa terhadap permasalahan yang akan diteliti dan metode yang digunakan dalam penulisan terebut.
3.      Ruang lingkup proposal sesuai dengan bidan kajian akedemis mahasiswa.
4.      Rancangan penelitian ilmu maupun kepentingan praktisi lapangan.

Sistematika Proposal Penelitian
Rancangan atau proposal penelitian untuk skripsi mahasiswa terdiri dari beberapa bagian, yaitu sebagai berikut :

I.                   PENDAHULUAN

1.      Latar Belakang Masalah
2.      Identifikasi Masalah
3.      Batasan dan Perumusan Masalah
4.      Tujuan dan Manfaat Penelitian

II.                LANDASAN TEORI

Bagian ini terdiri dari :
1.      Uraian Teori
2.      Kerangka Pemikiran
3.      Hipotesis (untuk penelitian tertentu boleh tidak menggunakan hipotesis)

III.             METODOLOGI PENELITIAN
Bagian ini menyajikan penjelasan antara lain:
1.      Variabel Penelitian
2.      Tempat dan Waktu Penelitian
3.      Sumber Data atau Populasi dan Sampel
4.      Alat Pengumpul Data (sebaiknya dilengkapi dengan kisi-kisi)
5.      Teknik Analisis Data yang Digunakan

IV.             DAFTAR PUSTAKA

Sumber / Referensi :


PROPOSAL PENELITIAN
ANALISIS PENGARUH DALAM BERWIRAUSAHA DI KALANGAN MASA-MASA KULIAH

BAB I
PENDAHULUAN

1.1.LATAR BELAKANG

Mahasiswa sukses adalah mahasiswa yang selalu mempunyai dan menemukan ide/gagasan untuk pengembangan karirnya. Terlebih-lebih jika mahasiswa tersebut mempersiapkan diri untuk menjadi seorang entrepreneur sukses, maka kreatifitas dan inovasi adalah kata kuncinya.
Dewasa ini, keinginan untuk berwirausaha semakin tinggi dikalangan mahasiswa, didukung oleh keinginan mereka untuk menjadi sukses diusia muda, atau sebagian karena untuk penunjang dalam keuangan mereka, ataupun sesuai jurusan yang mereka ambil. Terlebih lagi di zaman sekarang ini produk-produk yang sasaran pasarnya anak muda banyak sekali djumpai, atau peluang usaha yang memang timbul seketika karena atas apa yang telah dialami diusia sekarang ini.
Dengan demikian, tidaklah sedikit inovasi-inovasi didunia usaha timbul atas gagasan para mahasiswa yang sama sekali tidak terganggu dengan kegiatan ini.
Keuntungan yang diperoleh, manfaat postif yang didapat, serta kesuksesan yang diraih di usia muda, menjadi pacuan para mahasiswa untuk melakukan kegiatan berwirausaha.

1.2. MASALAH DAN TUJUAN

Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dikemukakan, maka peneliti merumuskan masalah sebagai berikut :
1.      Untuk mengetahui motivasi apa saja yang mendorong mahasiswa untuk berwirausaha?
2.      Apakah manfaat yang didapat dengan berwirausaha dimasa kuliah?
3.      Adakah masalah yang dialami ketika berwirausaha sambil kuliah?

1.3. TUJUAN
1.      Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh motivasi untuk berwirausaha.
2.      Untuk mengetahui manfaat yang didapat di masa kuliah.
3.      Untuk mengetahui masalah yang dialami ketika berwirausaha sambil kuliah.

KERANGKA PEMIKIRAN

Menurut penelitian yang telah saya amati dari ke tiga jurnal diatas, maka dapat disimpulkan sebagai berikut :
  1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel lingkungan keluarga, sikap mental mahasiswa berwirausaha, dan persepsi mahasiswa berwirausaha mempunyai pengaruh positif terhadap minat berwirausaha mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia.
  2. Mahasiswa sukses adalah mahasiswa yang selalu mempunyai dan menemukan ide/gagasan untuk pengembangan karirnya. Terlebih-lebih jika mahasiswa tersebut mempersiapkan diri untuk menjadi seorang entrepreneur sukses, maka kreatifitas dan inovasi adalah kata kuncinya. Beberapa ide wirausaha dibawah ini yang mungkin sederhana namun ”membumi” dapat dijadikan sebagai pedoman dalam memulai menjadi seorang entrepreneur Sukses.
  3. Kreativitas dan inovasi sangat diperlukan apalagi dalam menghadapi persaingan dunia usaha yang semakin ketat sehingga seorang wirausahawan dituntut agar memliki pemikiran yang kreatif dan inovatif. Untuk itu, seorang wirausahawan perlu memahami proses-proses pemikiran kreatif dan inovatif; ciri-ciri pemikiran kreatif; sifat-sifat mendasar dari kreativitas; tahap-tahap pemikiran kreatif yaitu antara lain Persiapan (Preparation), Penyelidikan (Investigation), Transformasi (Transformation), Penetasan (Incubation), Penerangan (Illumination), Pengujian (Verification), dan Implementasi (Implementation);  serta bagaimana menerapkannya dalam dunia usaha. Selain itu, wirausahawan juga dituntut untuk berpikir kreatif dan inovatif serta mampu menyadari tuntutan bisnis masa kini agar mampu bersaing dan mempertahankan usahanya dalam menghadapi persaingan dunia usaha saat ini.

TEORI

Wira Usaha adalah kemampuan untuk berdiri sendiri, berdaulat, merdeka lahir batin, sumber peningkatan kepribadian, suatu proses dimana orang mengajar peluang, merupakan sifat mental dan sifat jiwa yang selalu aktif, dituntut untuk mampu mengelola, menguasai, mengetahui dan berpengalaman untuk memacu kreatifitas.

Kunci keberhasilan Wira Usaha
  1. Kemauan yang keras
  2. Perjuangan tak kenal lelah
  3. Kesediaan menghadapi segala kemungkinan
  4. Selalu berproses pikir positif
  5. Telaten dan ulet dalam melakukan pekerjaan
  6. Informasi dan konfirmasi harus selalu mendapatkan Kreatif, ulet, telaten, sabar dan pantang menyerah.


Perlu diingat bahwa kegiatan wira usaha akan menunjang ekonomi keluarga / pemerintah, baik industri dan perdagangan. Pertumbuhan industri yang diikuti kemajuan perdagangan akan melahirkan kesempatan kerja baru. Lapangan kerja baru ini akan menampung tenaga kerja baru,yang pada hakekatnya mengurangi pengangguran, mengatasi ketegangan sosial, meningkatkan taraf hidup masyarakat, memajukan ekonomi bangsa dan negara, pada akhirnya menentukan pula keberhasilan pembangunan nasional.

            Ciri-ciri wirausaha       :

a.       Memiliki visi dan tujuan yang jelas.
Hal ini berfungsi untuk menebak ke mana langkah dan arah yang dituju sehingga dapat diketahui langkah yang harus dilakukan oleh pengusaha tersebut.
b.      Inisiatif dan selalu proaktif.
Ini merupakan ciri mendasar di mana pengusaha tidak hanya menunggu sesuatu terjadi, tetapi terlebih dahulu memulai dan mencari peluang sebagai pelopor dalam berbagai kegiatan.
c.       Berorientasi pada prestasi
Pengusaha yang sukses selalu mengejar prestasi yang lebih baik daripada prestasi sebelumnya. Mutu produk, pelayanan yang diberikan, serta kepuasan pelanggan menjadi perhatian utama. Setiap waktu segala aktifitas usaha yang dijalankan selalu dievaluasi dan harus lebih baik dibanding sebelumnya.
d.      Berani mengambil risiko
Hal ini merupakan sifat yang harus dimiliki seorang pengusaha kapanpun dan dimanapun, baik dalam bentuk uang maupun waktu.
e.       Kerja keras
Jam kerja pengusaha tidak terbatas pada waktu, di mana ada peluang di situ dia datang. Kadang-kadang seorang pengusaha sulit untuk mengatur waktu kerjanya. Benaknya selalu memikirkan kemajuan usahanya. Ide-ide baru selalu mendorongnya untuk bekerja kerjas merealisasikannya. Tidak ada kata sulit dan tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan.
f.       Bertanggungjawab terhadap segala aktifitas yang dijalankannya
Baik sekarang maupun yang akan datang. Tanggungjawab seorang pengusaha tidak hanya pada segi material, tetapi juga moral kepada berbagai pihak.
g.      Komitmen pada berbagai pihak
Merupakan ciri yang harus dipegang teguh dan harus ditepati. Komitmen untuk melakukan sesuatu memang merupakan kewajiban untuk segera ditepati dana direalisasikan.
h.      Mengembangkan dan memelihara hubungan baik dengan berbagai pihak
Baik yang berhubungan langsung dengan usaha yang dijalankan maupun tidak. Hubungan baik yang perlu dlijalankan, antara lain kepada : para pelanggan, pemerintah, pemasok, serta masyarakat luas.

Dari analisis pengalaman di lapangan, ciri-ciri wirausaha yang pokok untuk dapat berhasil dapat dirangkum dalam tiga sikap, yaitu :

·         Jujur, dalam arti berani untuk mengemukakan kondisi sebenarnya dari usaha yang dijalankan, dan mau melaksanakan kegiatan usahanya sesuai dengan kemampuannya. Hal ini diperlukan karena dengan sikap tersebut cenderung akan membuat pembeli mempunyai kepercayaan yang tinggi kepada pengusaha sehingga mau dengan rela untuk menjadi pelanggan dalam jangka waktu panjang ke depan.
·         Mempunyai tujuan jangka panjang, dalam arti mempunyai gambaran yang jelas mengenai perkembangan akhir dari usaha yang dilaksanakan. Hal ini untuk dapat memberikan motivasi yang besar kepada pelaku wirausaha untuk dapat melakukan kerja walaupun pada saat yang bersamaan hasil yang diharapkan masih juga belum dapat diperoleh.
·         Selalu taat berdoa, yang merupakan penyerahan diri kepada Tuhan untuk meminta apa yang diinginkan dan menerima apapun hasil yang diperoleh. Dalam bahasa lain, dapat dikemukakan bahwa ”manusia yang berusaha, tetapi Tuhan-lah yang menentukan !” dengan demikian berdoa merupakan salah satu terapi bagi pemeliharaan usaha untuk mencapai cita-cita.

Kompetensi perlu dimiliki oleh wirausahawan seperti halnya profesi lain dalam kehidupan, kompetensi ini mendukungnya ke arah kesuksesan. Dan & Bradstreet business Credit Service (1993 : 1) mengemukakan 10 kompetensi yang harus dimiliki, yaitu :
  1. Knowing your business, yaitu mengetahui usaha apa yang akan dilakukan. Dengan kata lain,  seorang wirausahawan harus mengetahui segala sesuatu yang ada hubungannya dengan usaha atau bisnis yang akan dilakukan.
  2. Knowing the basic business management, yaitu mengetahui dasar-dasar pengelolaan bisnis, misalnya cara merancang usaha, mengorganisasi dan mengenalikan perusahaan, termasuk dapat memperhitungkan, memprediksi, mengadministrasikan, dan membukukan kegiatan-kegiatan usaha. Mengetahui manajemen bisnis berarti memahami kiat, cara, proses dan pengelolaan semua sumberdaya perusahaan secara efektif dan efisien.
  3. Having the proper attitude, yaitu memiliki sikap yang sempurna terhadap usaha yang dilakukannya. Dia harus bersikap seperti pedagang, industriawan, pengusaha, eksekutif yang sunggung-sungguh dan tidak setengah hati.
  4. Having adequate capital, yaitu memiliki modal yang cukup. Modal tidak hanya bentuk materi tetapi juga rohani. Kepercayaan dan keteguhan hati merupakan modal utama dalam usaha. Oleh karena itu, harus cukup waktu, cukup uang, cukup tenaga, tempat dan mental.
  5. Managing finances effectively, yaitu memiliki kemampuan / mengelola keuangan, secara efektif dan efisien, mencari sumber dana dan menggunakannnya secara tepat, dan mengendalikannya secara akurat.
  6. Managing time efficiently, yaitu kemampuan mengatur waktu seefisien mungkin. Mengatur, menghitung, dan menepati waktu sesuai dengan kebutuhannya.
  7. Managing people, yaitu kemampuan merencanakan, mengatur, mengarahkan/memotivasi, dan mengendalikan orang-orang dalam menjalankan perusahaan.
  8. Statisfying customer by providing high quality product, yaitu memberi kepuasan kepada pelanggan dengan cara menyediakan barang dan jasa yang bermutu, bermanfaat dan memuaskan.
  9. Knowing Hozu to Compete, yaitu mengetahui strategi / cara bersaing. Wirausaha harus dapat mengungkap kekuatan (strength), kelemahan (weaks), peluang (opportunity), dan ancaman (threat), dirinya dan pesaing. Dia harus menggunakan analisis SWOT sebaik terhadap dirinya dan terhadap pesaing.
  10. Copying with regulation and paper work, yaitu membuat aturan / pedoman yang jelas tersurat, tidak tersirat. (Triton, 2007 :137 – 139)


Delapan anak tangga menuju puncak karir berwirausaha (Alma, 106 – 109), terdiri atas :
  1. Mau kerja keras (capacity for hard work)
  2. Bekerjasama dengan orang lain (getting things done with and through people)
  3. Penampilan yang baik (good appearance)
  4. Yakin (self confidence)
  5. Pandai membuat keputusan (making sound decision)
  6. Mau menambah ilmu pengetahuan (college education)
  7. Ambisi untuk maju (ambition drive)
  8. Pandai berkomunikasi (ability to communicate)

PENELITIAN TERDAHULU

Pengarang       : Gallyn Ditya M dan Ikaputera Waspada
Kesimpulan Sementara :Bahwsanya dengan minat serta niat yang baik kegiatan berwirausaha dimasa perkuliahan sama sekali tidak menggangu aktifitas untuk belajar, justru akan memberikan dampak yang postif bagi pelaku usaha itu sendiri.

Pengarang       : Heri Kuswara
Kesimpulan Sementara:
Dibelahan negara manapun didunia ini terbukti makmur dan sejahtera rakyatnya manakala pemerintah memprioritaskan kewirausahaan sebagai agenda utama dalam pembangunannya, sebagai contoh negara-negara seperti amerika, inggris, jerman, kanada, jepang, korea plus tetangga dekat kita yaitu singapur dan malaysia, menjadi negara maju dan rakyatnya makmur berkat kesungguhannya dalam membangun dan mengembangkan kewirausahaan.
Begitupun  negara kita,  jika ingin keluar dari berbagai masalah terutama masalah kemiskinan dan pengangguran maka solusi yang paling tepat adalah menciptakan banyak entrepreneur sukses. Anda sebagai generasi muda sekaligus sebagai agen pembaharu bangsa ini, tentunya mempunyai tanggungjawab yang besar untuk menentukan nasib bangsa ini kedepan. Mulailah  detik ini rubah mind set anda bahwa sekolah/kuliah yang anda jalani ini bukan hanya semata untuk mencari pekerjaan namun ada pilihan lebih mulia dari pada sekedar bekerja yaitu membuka peluang usaha (berwirausaha), dengan wirausaha selain akan melatih kemandirian dan kebebasan mengexplorasi potensi juga dapat membantu membuka peluang pekerjaan bagi orang lain.
Mulialah detik ini anda action untuk berwirausaha, apapun itu jenis usahanya baik barang maupun jasa, yakinlah pada diri anda sendiri bahwa anda itu mempunyai kelebihan dan potensi yang maha dahsyat yang tersimpan didalam alam bawah sadar anda. Yang harus anda lakukan adalah kenali dan gali potensi anda tersebut, implementasikan dengan membuka usaha apapun.

Pengarang       : Tendy
Kesimpulan Sementara :
Kreativitas dan inovasi sangat diperlukan apalagi dalam menghadapi persaingan dunia usaha yang semakin ketat sehingga seorang wirausahawan dituntut agar memliki pemikiran yang kreatif dan inovatif. Untuk itu, seorang wirausahawan perlu memahami proses-proses pemikiran kreatif dan inovatif; ciri-ciri pemikiran kreatif; sifat-sifat mendasar dari kreativitas; tahap-tahap pemikiran kreatif yaitu antara lain Persiapan (Preparation), Penyelidikan (Investigation), Transformasi (Transformation), Penetasan (Incubation), Penerangan (Illumination), Pengujian (Verification), dan Implementasi (Implementation);  serta bagaimana menerapkannya dalam dunia usaha. Selain itu, wirausahawan juga dituntut untuk berpikir kreatif dan inovatif serta mampu menyadari tuntutan bisnis masa kini agar mampu bersaing dan mempertahankan usahanya dalam menghadapi persaingan dunia usaha saat ini.

HIPOTESIS

Dari analisis ketiga jurnal diatas dan dari hasil kesimpulan ketiga peneliti tersebut dapat disimpulkan bahwa ketiga analisis tersebut menggunakan metode pendekatan kualitatif.

METODOLOGI

           Pengarang       : Gallyn Ditya M dan Ikaputera Waspada
Metodologi Penelitian
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey eksplanatory. Objek penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia Bandung program (S1), dengan variabel independen yaitu lingkungan keluarga, sikap mental berwirausaha mahasiswa, dan persepsi mahasiswa tentang berwirausaha. sedangkan variabel minat berwirausaha sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas FPEB dan FPIPS, sedangkan sampelnya sebanyak 52 mahasiswa dari 2 fakultas yang diambil secara proportionate stratified random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Teknik analisis data menggunakan regresi berganda dengan menggunakan program SPSS.
Pengarang       : Heri Kuswara
Metodologi Penelitian
Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan cara dokumentasi dan studi kepustakaan dengan mengumpulkan berbagai sumber dari buku maupun dengan menjelajahi internet.

Pengarang       : Tendi
Metodologi Penelitian
Jurnal ilmiah ini menjelaskan proses pembentukkan pemikiran yang kreatif dan inovatif dan penerapannya dalam bidang wirausaha dalam menghadapi ketatnya dunia usaha saat ini. Jurnal ilmiah ini menggunakan pendekatan kualitatif, berdasarkan pendapat para ahli dan kondisi usaha saat ini.

Kamis, 25 April 2013

MENCARI KESALAHAN KATA



Bagaimana dalam memilih bahasa atau kata dalam kalimat, cari artikel atau tulisan singkat dan analisis kata-kata yang terdapat didalamnya apakah baku atau tidak ? Malam ini Lingga, Danu dan Bagas bisa sedikit bernapas lega, meski esok pagi beban berat menanti mereka. Malam ini mereka sepakat untuk mengungsi di rumah Danu. Lingga sendiri udah tepar di atas kasur. Sementara Bagas masih ngejogrok di depan laptop, main PES. Danu dateng sambil bawa nampan berisi tiga gelas susu hangat. “Woi.. Ga?! Kalo mau tidur, gantibaju dulu napa?” Danu sewot karena temannya tidur dengan seragam latihan tadi yang masih menempel di badannya. “Gua gak bawa baju ganti.” Celetuk Linggasekenanya. Bagas cuma bisa mengangkat bahu begitu sadar Danu menatapnya. Selang beberapa saat, Lingga nongol di tengah tengah mereka. Bajunya pun telah berganti. Seenaknya nyeruput segelas susu, langsung kembali ke atas kasur dengan tanpa ada rasa berdosa. “Eh, kayaknya tuh baju gua kenal?” Kata Danu heran. “Gua pinjem baju lo.” Sahut Lingga tanpa merubah sedikitpun posisi berbaringnya. “Sabar aja deh.” Ucap Bagas. PERBAIKAN KATA bisa : dapat meski : walau esok : besok udah : sudah tepar : tidur bawa : membawa woi : hai kalo : kalau baju : pakaian dulu : dahulu sambil : dengan ngejogrok : duduk aja : saja mau : ingin napa : kenapa menempel : melekat gue : saya gak : tidak sekenanya : tanpa pikir panjang cuma : hanya begitu : setelah nongol : muncul nyeruput : minum kayaknya : sepertinya tuh : itu pinjem : pinjam lo : kamu dateng : datang

KEY CARI JODOH



Author              : Annisa Pamungkas
Main Cast          : SHINee, Jung Yoogeun, MBlaq, Lauren, Leo, Dayoung
Original cast      : Haesa, Eun Gee, Hyun Rae, Soo In, Hyosun
Genre                : romance (?), humor(?)
Length               : one shoot

@@@

        Kalian tau, saat ini Key sedang menyukai seorang gadis. Teman satu kampusnya. Mereka sebenarnya sudah saling kenal, dan Key juga mulai melancarkan aksi pendekatannya. Saat pulang ke dorm, namja satu itu tak henti-hentinya tersenyum.
        “Kau kenapa, hyung?” tegur Taemin curiga.
        “Hmm?” Key menggaruk belakang kepalanya yang tak gatal. “Akh… tidak…” elakknya. Taemin hanya mengangguk sekilas lalu melanjutkan aktifitas bermain i-padnya yang tadi sempat tersita. “Kemana yang lain?” Tanya Key karena suasana dorm siang itu sangat sepi.
        “Entahlah…” Taemin mengangkat bahu. “Yang ku tahu, Onew hyung sedang menjemput Yoogeun di sekolahnya.
        Mendengar Taemin menyebut nama Yoogeun, Key langsung menghempaskan badannya dan duduk di samping Taemin. “Yoogeun akan menginap di sini?” Key mengulangi ucapan Taemin penuh semangat.
        Taemin mengangguk membenarkan. “Orang tua Yoogeun ada tugas ke luar kota. Jadi mungkin Yoogeun akan cukup lama tinggal di sini.”
        “Tapi…” ucapan Key terputus. Seperti ada yang janggal. “Kenapa Onew hyung mau menjemput Yoogeun sendiri?”
        Taemin diam seolah menyadari kebenaran ucapan Key.
        “Jelas saja Onew Hyung mau menjemput Yoogeun. Soalnya dia lagi naksir seseorang. Dan yeoja itu adalah gurunya Yoogeun.”
        Key dan Taemin berbalik dan mendapati Minho di sana bersama seorang yeoja. Tak perlu ditanyakan lagi. Yeoja itu bernama Eun Gee. Dia kekasihnya Minho.
        “Maksudmu Soo In noona?” ujar Key memastikan dan Minho hanya mengangguk.
        Eun Gee duduk dan bergabung dengan Taemin dan Key. Sedangkan Minho, ia masuk ke dalam kamarnya. “Taemin, bukankah kau juga sedang mendekati salah satu fansmu? Bagaimana kabar yeoja itu?” selidik Eun Gee.
        Wajah Taemin seketika bersemu merah. “Dia sudah menjadi kekasihku.” Ujar Taemin malu-malu.
        “Mwo???” pekik Key membuat dua orang dihadapannya menutup telinga mereka. “Kenapa kau tidak pernah bercerita padaku?”
        “Maaf hyung. Aku memang baru bercerita ke Eun Gee noona. Tapi hyung yang lain juga belum ada yang tau kok.” Cetus Taemin membela diri.
        “Oppa… kau jangan memarahi Taemin lagi. Harusnya kau ikut senang.” Kata Eun Gee ikut membela Taemin.
        “Baiklah…” Key mengalah.
        Tiba-tiba pintu dorm terbuka. “APPA…!” jerit seorang anak kecil sambil memasuki dorm disusul Onew dibelakangnya.
        “Yoogeun?” pekik Taemin dan Key bersamaan. Key langsung berlari menghampiri Yoogeun dan langsung menggendong anaknya itu. “Sekarang kau sudah besar. Maaf, appa tak bisa menggendongmu lebih lama.” Keluh Key sambil menyerahkan Yoogeun ke pelukan Taemin. “Kau terlalu berat sekarang.”

@@@

        Pagi itu, Key bangun paling terakhir di antara semua member SHINee. Namja itu keluar kamar sambil sesekali menguap.
        “Hyung, berikan padaku.” Teriak Taemin sambil mengejar Onew. “Aku juga ingin lihat.”
        “Hyung… jangan berikan…” sementara Jonghyun berada dalam pelukan Minho yang menahan tubuhnya.
        Key hanya mengikuti arah sumber suara tanpa berniat mencari tau apa yang sedang dilakukan 2 hyung dan 2 dongsaengnya. Key merasakan seseuatu menarik piyamanya. Ketika menunduk, Key tersenyum karena yang melakukan itu adalah Yoogeun.
        “Appa aku lapar…” ujar Yoogeun sambil memasang tampang imutnya.
        Key tersenyum. “Baiklah, kau mau makan apa?” Tanya Key sambil membimbing Yoogeun menuju dapur.
        Belum sempat Yoogeun menjawab, Taemin sudah lebih dulu mengalihkan perhatina Key. “Hyung, kau mau lihat kekasihnya Jonghyun hyung tidak?”
        Key menoleh. Ia juga belum bereaksi apa-apa, namun Taemin sudah lebih dulu menunjukkan foto seorang yeoja ke hadapan Key. “Oh…” ujar Key singkat setelah melihat wajah yeoja dalam foto tersebut, lalu meninggalkan Taemin. Namja itu juga mengajak Yoogeun menuju dapur, karena ia sudah berjanji untuk memasak makanan kesukaan anaknya itu.
        Taemin berbalik dan langsung mendapatkan tatapan penuh Tanya dari tiga hyungnya yang lain. Taemin hanya mengangkat bahu karena tidak tau harus menjawab apa untuk menjelaskan respon Key yang paling berbeda dari yang lain.

@@@

        Siang hari ketika di kampus, Key melihat seorang yeoja berjalan ke arahnya. Itu yeoja yang sedang ditaksir oleh Key. Dan yang paling tidak bisa dibiarkan karena foto yeoja itulah yang tadi pagi ditunjukkan oleh Taemin padanya sebagai kekasih dari Jonghyun.
        Ketika semakin dekat, Key berencana untuk berpura-pura tak menyadari kehadiran yeoja itu. Dan tak di sangka, yeoja tersebut benar-benar tak menyadari kehadiran Key. Key berbalik setelah yeoja itu melewatinya.
        “Dia benar-benar tak menyadari kehadiranku?” gumamnya kecewa.
        Selama sisa jam mata kuliah, Key melewatinya dengan sangat terpaksa. Ia tidak bisa berkonsentrasi dengan baik hari ini. Dan beruntung baginya karena dosen mata kuliah terakhir tidak hadir, jadi Key tidak perlu repot-repot menahan semua rasa kesalnya selama kuliah.
        Pulangnya, Key tak langsung kembali menuju dorm. Ia memasuki sebuah gerbang perumahan. Key bertekad untuk menyelesaikan semua kesalahpahaman yang ada dengan yeoja yang ia suka itu. Ia pun sudah mempersiapkan diri jika harus kalah dari Jonghyun. Mungkin hyungnya itu sudah memiliki keberanian untuk menyatakan cinta lebih dulu dibandingkan dengan dirinya.
        Key berhenti di belakang sebuah mobil yang terparkin di depan rumah yeoja yang ia maksud. Key memaksa diri untuk turun dari motornya untuk memastikan siapa pemilik mobil tersebut yang ia yakini adalah milik Jonghyun.
        Ternyata benar dugaannya. Ketika mengintip dari luar pagar, Key melihat seorang namja berdiri di depan pintu. Siapa lagi kalau bukan Jonghyun. Key mengepalkan tangannya untuk menahan emosi. “Harusnya aku tak perlu memastikan lebih jauh. Mobil itu juga sudah membuktikan semua.” Gumamnya kesal.
        “Oppa?”
        Key berbalik. Ia tersentak mendapati yeoja itu sudah berdiri dibelakangnya. “Ayo masuk…” ajaknya sambil membuka pintu pagar.
        “Tidak perlu.” Tolak Key dengan nada dingin. “Kau saja yang masuk. Kekasihmu telah menunggu.” Cibirnya kemudian pergi meninggalkan yeoja itu yang terpaku seorang diri mendapati perlakuan dari Key.

@@@

        Key masuk ke dalam dorm. Selalu saja sepi jika member tidak ada kegiatan bersama SHINee. Mereka akan sibuk dengan urusan masing-masing. Ia menghempaskan tubuhnya yang lelah ke atas sofa. Tak lama, Key merasakan sofa yang ditempatinya bergerak. Ternyata Yoogeun yang bergabung duduk di sana.
        “Appa tidak pergi dengan kekasih appa?” Tanya Yoogeun namun tatapannya tak lepas dari layar i-pad di tangannya. “Appa yang lain saja sedang pergi dengan kekasih mereka.”
        Key sama sekali tak menoleh ketika Yoogeun bicara. Ia masih kesal dengan kenyataan yang baru saja menimpanya. Di tambah lagi, Yoogeun harus membahas perihal kekasih. “Jadi mereka meninggalkanmu sendiri di dorm?” sinisnya.
        “Tidak apa. Aku tidak takut kok ditinggal sendiri di dorm.”
        Key mendesah semakin kesal karena Yoogeun terkesan membela 2 hyung dan 2 dongsaengnya itu. Diliriknya Yoogeun yang masih sibuk dengan dunianya sendiri. “Kau sendiri tidak pergi dengan kekasihmu?” Tanya Key seolah lupa bahwa Yoogeun bahkan belum lulus dari TK.
        “Appa, aku kan masih kecil.” Yoogeun balas menatap Key penuh arti. Key hanya mengangguk mengerti. “Jadi aku hanya bertemu dengannya jika di sekolah saja. Tidak jalan-jalan seperti kalian.” Lanjutnya.
        “Mwo??” seru Key. “Kau…” Key tak melanjutkan kata-katanya.
        “Iya appa. Namanya Dayoung. Dia adiknya Leo, teman sekelasku.” Jelas Yoogeun seolah mengerti maksud kelanjutan ucapan Key. Sedetik kemudian, Yoogeun kembali menatap layar i-padnya.
        Key kembali menyandarkan tubuhnya ke sandaran kursi. ‘Astaga, bahkan Yoogeun saja sudah punya kekasih?’ ujarnya dalam hati.
        “Leo juga punya kakak perempuan, namanya Lauren.” Lanjut Yoogeun yang sontak membuat Key tersenyum ceria ke arahnya.
        “Benarkah?” Tanya Key dengan mata berbinar. Yoogeun hanya mengangguk sebagai jawaban, karena hingga detik ini anak kecil itu tak pernah melepaskan tatapannya pada layar i-pad walau hanya sedetik. “Apa kau bisa mengenalkannya pada appa?”
        Yoogeun menghentikan permainannya sementara hanya untuk menatap appanya dengan penuh Tanya. “Appa serius ingin berkenalan dengannya?” Tanya Yoogeun memastikan.
        “Iya.” Tegas Key dengan pasti. “Ayo kita pergi ke rumahnya sekarang.” Paksa Key sambil mengangkat tubuh kecil Yoogeun.

@@@

        Setengah jam kemudian, Key dan Yoogeun telah sampai di sebuah apartmen yang ditunjukan Yoogeun. “Kau yakin ini rumahnya?” Tanya Key ragu ketika mereka telah berdiri di depan pintu sebuah apartmen.
        Belum sempat Key menekan bel, seseorang telah membukakan pintu dari dalam. “Mir?” pekik Key ketika mendapati orang itu berdiri di hadapannya.
        “Key? Ada apa kau ke sini?”
        Key melirik Yoogeun meminta pertanggung jawaban anak itu. “Kenapa kau membawaku ke apartmen MBLAQ?” protesnya.
        “Tapi Lauren benar-benar tinggal di sini, appa.” Yoogeun membela diri.
        “Kalian ingin bertemu Lauren?” ujar Mir di tengah-tengah perdebatan kecil yang melibatkan ayah dan anak tersebut. “Masuklah.” Ajak Mir sambil menggerakkan kepalanya ke arah dalam.
        “Whoah… Kita kedatangan SHINee…” seru Joon heboh ketika mendapati Key muncul bersama Yoogeun. “G.O hyung… apa kau bersama Dayoung? Ada Yoogeun di sini.” Teriaknya menuju dapur sambil tetap menggendong seorang yeoja cilik dalam dekapannya.
        Key dan Yoogeun hanya memperhatikan langkah Joon yang berjalan menuju dapur. Tak lama, Seungho keluar dari dalam kamar.
        “Key? Yoogeun?” tegurnya. Dua namja yang dimaksud pun menoleh ke arah sumber suara yang memanggil mereka. “Duduklah…” ajaknya ke sebuah sofa di sana.
        “Yoogeun…” seru seorang yeoja cilik yang muncul bersama G.O yang menggendongnya.
        Yoogeun pun menoleh. “Dayoung?” ujar Yoogeun sebelum akhirnya mendekati G.O yang telah berjongkok untuk menurunkan Dayoung.
        Di saat yang bersamaan, pintu apartmen MBLAQ terbuka dan memunculkan Leo bersama Cheondung yang terlihat membawa sesuatu di tangan kanannya.
        “Waah… Leo, ada Yoogeun di sini. Ayo kita ajak dia juga.” Seru Cheondung semangat sambil duduk di lantai dan bergabung dengan G.O, Dayoung serta Yoogeun. Cheondung mengeluarkan isi dalam tas plastic yang tadi ia bawa. Isinya peralatan menggambar. Sedetik kemudian, mereka telah tenggalam dengan kesibukan masing-masing.
        “Kemana member yang lain? Kenapa kau hanya pergi berdua dengan Yoogeun?” Tanya Seungho. Mir pun bergabung sambil meletakkan satu kaleng minuman ringan untuk Key.
        “Aku ingin berkenalan dengan Lauren.”
        Ucapan Key yang langsung ke maksud tujuannya membuat Seungho dan Mir tersentak sambil saling melempar pandangan bingung.
        “Joonie hyung…” teriak Mir. “Bukankah kau tadi bersama Lauren?” Ucapan Mir membuat Key sontak meliriknya.
        Tak lama Joon pun muncul. “Tadi Lauren memintaku membuatkan susu.”  Ujarnya masih dengan posisi menggendong Lauren. “Memangnya ada apa?”
        Mir bangkit dan mendekati Joon sambil merentangkan kedua tangannya sebagai tanda ia mengajak Lauren bersamanya. Lauren pun berpindah ke dalam pelukan Mir tanpa pikir panjang. Mir membawa yeoja cilik itu ke dekat Key. “Lauren, kenalkan. Itu Key ahjussi, appanya Yoogeun.”
        Baik Key ataupun Lauren tak bereaksi apapun. Mereka hanya saling tatap dalam diam. Mir melirik Seungho dan Joon bergantian, begitu pula dengan 2 hyungnya tersebut.
        “Yoogeun…” panggil Key. “Kenapa kau tak bilang kalau Lauren bahkan seumuran denganmu?” Tanya Key ketika Yoogeun telah menoleh.
        “Appa tidak bertanya.” Sahut Yoogeun polos, lalu kembali melanjutkan kegiatan menggambarnya. Key mendesah frustasi sambil menyandarkan badannya ke sofa.
        Mir mengajak Lauren bergabung dengan Cheondung, G.O dan 3 tiga anak itu. Lalu Joon menempati sofa yang ditinggalkan Mir tadi.

@@@

        “Jadi gara-gara itu? Kau pikir Lauren yeoja yang sudah bisa kau jadikan kekasih?” komentar Mir setelah mendengar cerita dari Key. Saat itu ia sedang menemani Lauren menggambar bersama Leo, Dayoung dan Yoogeun.
        Key hanya menggaruk belakang kepalanya. “Bagaimana tidak? Aku telah mendekati gadis itu, tapi ternyata Jonghyun hyung juga melakukan hal yang sama.”
        “Sepertinya, kau memang harus mencari yeoja lain.” Kata Seungho sambil menepuk pundak Key sebagai upaya memberikan semangat.
        “Iya hyung.” Ujar Key akhirnya. Tak lama, namja itu berdiri. “Sepertinya kami harus pulang.”

@@@

        Jonghyun membuka pintu apartmen. “Key? Kalian dari mana saja?”
        Key tak berkata, ia hanya menempelkan telunjuk ke bibir sebagai upaya membuat Jonghyun diam. Karena saat ini Yoogeun telah terlelap dalam pelukan Key.
        Minho yang melihat kejadian itu, membukakan pintu kamar untuk Key yang masih menggendong Yoogeun. “Kalian dari mana?” Tanya Minho dengan suara pelan ketika Key sedang meletakkan Yoogeun di atas tempat tidur.
        Key menarik selimut untuk menutupi tubuh Yoogeun. “Kami hanya bermain ke dorm MBLAQ. Mereka juga punya anak seumuran Yoogeun.” Ujar Key sebelum akhirnya keluar meninggalkan Yoogeun bersama Minho tepat bersamaan dengan kedatangan Taemin yang langsung bergabung bersama Jonghyun di sofa.
        “Hyung, apa Hyun Rae noona jadi datang ke dorm besok?” Tanya Taemin penuh antusias kepada Jonghyun.
        Key yang sedang menutup pintu kamar bisa dipastikan mendengar semua ucapan Taemin. “Hyun Rae?” sinisnya tanpa sepengetahuan Jonghyun. “Dasar playboy! Bahkan sekarang dia sudah mendapatkan yeoja lain?” kesal Key, ia memutuskan pergi dari sana menuju kamarnya.
        “Key hyung kenapa?” Tanya Taemin setelah mendengar Key membanting pintu kamarnya.
        Jonghyun hanya mengangkat bahu karena ia memang tidak tahu apa yang sedang terjadi pada Key hari ini.

@@@

        “Aku harus masuk kelas sekarang.” Pamit Cheondung, lalu meninggalkan Key seorang diri di kantin kampusnya.
        Nanti malam akan ada pesta kejutan untuk ulang tahun Onew. Dan sekarang mereka sedang antusias untuk merayakannya. Tapi tidak untuk Key. Hanya ia yang bersikeras menghindar dengan alasan ada ujian di kampusnya.
        “Oppa…”
        Key menoleh dan sudah mendapati seorang yeoja duduk di sampingnya. Meski pelan, gerak-gerik Key bisa dipastikan seperti menjauhi yeoja itu. Siapa lagi kalau bukan Haesa.
        “Ada apa?” Tanya Key dengan suara datar tanpa melirik sedikitpun ke arah yeoja itu.
        “Bisa beri tahu alamat dorm mu? Aku di undang ke acara ulang tahun Onew oppa.” Jelas yeoja itu.
        “Aku lupa.” Seru Key seenaknya. “Lagi pula, kau bisa tanyakan ke Jonghyun.” Sinisnya lalu tanpa pamit meninggalkan yeoja itu sendirian.
        “Kenapa dia selalu menyinggung tentang Jonghyun oppa?” Haesa bertanya untuk dirinya sendiri. Kesal tak menemukan jawaban, yeoja itu juga pergi dari sana.

@@@

        Ketika keluar dari kantin, Haesa melihat sosok Mir tak jauh di depannya. Yeoja itu memutuskan untuk mengejarnya. “Mir…” teriak Haesa sambil tetap mengejar Mir.
        Mir yang menyadari seseorang berteriak memanggil dirinya pun berhenti dan berbalik. “Haesa?”
        “Mir…” kata yeoja itu lagi. Sedetik kemudian ia menyadari bahwa Mir tidak sendiri. “Oh, Sungho oppa, Joon oppa… hallo.” Sapanya kepada dua namja di samping Mir.
        “Hallo…” balas Seungho dan Joon ramah.
        “Kami duluan ya…” pamit Joon diikuti Seungho dan langsung meninggalkan Mir bersama Haesa.
        “Ada apa?” Tanya Mir.
        “Kau tau alamat dorm Shinee?” ujar Haesa penuh harap karena ia tak mendapatkan jawaban dari Key.
        “Kenapa tidak tanyakan pada Key.”
        “Kalau Key memberi tahuku, aku tidak akan bertanya padamu.” Cetus Haesa membuat Mir berfikir.
        “Benar juga.” Gumam Mir. “Kalau begitu, apa Jonghyun hyung juga tidak memberi tahumu?” Tanya Mir lagi.
        Haesa membulatkan mata mendengar ucapan Mir. “Kenapa semua jadi menyinggung Jonghyun oppa?”

@@@

        Key dengan malas memasuki dorm. Kini dorm mereka telah penuh dengan pernak-pernik yang berhubungan dengan ulang tahun.
        “Hyung, kau kemana saja?” tegur Taemin ketika melihat sosok Key muncul. Sementara Jonghyun memilih diam. Ia masih belum mau menegur Key karena namja itu masih bersikap dingin padanya.
        “Hyung, bantu aku memasang ini.” Pinta Minho. Tanpa menunggu persetujuan, Minho memberikan Key beberapa balon untuk di pasang di langit-langit dorm. Alasannya karena Key lebih tinggi dari Jonghyun dan Taemin.
        “Oppa… ini untuk kalian…” ujar seorang yeoja yang membawa nampan berisi beberapa gelas minuman dingin.
        “Terima kasih…” ujar Taemin sambil tersenyum ketika menerima minuman yang disodorkan yeoja itu.
        Key melirik Minho dan menuntut penjelasan tentang yeoja tadi. “Oh, itu Hyosun, kekasihnya Taemin.”

@@@

        “Kau di sini? Ku pikir kau pergi dengan Mir.” Sindir Key ketika tak sengaja hanya berdua dengan seorang yeoja di dapur.
        “Apa maksudmu?” Tanya yeoja itu tak kalah sinisnya dengan Key.
        Key tersenyum pahit kepada yeoja yang ia anggap sebagai Haesa. “Kau bahkan berani membalas sikap dinginku. Kau pikir aku tak melihat kau pulang bersama Mir?”
        Yeoja itu tak menghiraukan ucapan Key karena tak lama Jonghyun muncul. “Kau mau bertemu member Mblaq? Mereka sudah datang.” Hanya dengan mengulurkan tangan, Jonghyun membawa yeoja itu meninggalkan dapur dan Key tentunya.
        Tentu saja Key kesal setengah mati melihat pemandangan tadi. Ini adalah hari special untul leader tersayangnya. Key tak ingin merusak pesta hanya karena egonya. Namja ini memutuskan untuk keluar dari dapur dan bergabung dengan yang lain.
        Tujuan pertama Key adalah yeoja yang di gandeng oleh Seungho, Lauren. Key berjongkok di hadapan yeoja cilik itu. “Hallo Lauren.” Sapanya sambil mengangkat tubuh mungil Lauren. “Kau masih ingat padaku?”
        Lauren menganggukkan wajah imutnya. “Key ajusshi.” Ucapnya lucu.
        “Ajusshi… turunkan Lauren…” protes Leo sambil menarik-narik ujung kemeja Key. “Dia milikku…”
        “Oke… Oke…” kata Key mengalah sambil menurunkan Lauren. Dengan sigap Leo menarik tangan Lauren untuk bergabung bersama Yoogeun dan Dayoung.
        “Apa kau jatuh cinta pada anakku?” bisik G.O yang ternyata berdiri di belakang Key dan membuat Seungho menertawai Key.
        “Apa itu tidak boleh?”
        “Bahkan Mir sudah lebih dulu mengajak Lauren untuk menikah.” Timpal Joon yang ikut bergabung.

@@@

        Setelah memberikan pesta kejutan untuk Onew, semua yang hadir telah sibuk dengan makanan masing-masing. Key lebih memilih duduk di dapur bersama anak-anak kecil itu dari pada harus melihat kemesraan antara Jonghyun dan kekasihnya.
        Tak lama, Joon muncul dan bergabung dengan Key duduk di lantai. “Apa kalian tidak mengundang Super Junior?”
        Key tertawa menanggapi pertanyaan Joon. “Dorm akan tambah sesak jika mereka ada di sini. Apalagi Shindong hyung juga pasti tidak akan melewatkan pesta. Kau mungkin akan kehabisan makanan karenanya.”
        Kali ini gantian Joon yang menertawai penjelasan Key. Beberapa saat kemudian, mereka terhanyut melihat perilaku lucu anak-anak mereka yang sedang makan. Tak sedikit dari mereka yang menumpahkan minuman hingga mengenai pakaian.
        “Oppa…!” teriak seorang yeoja membuyarkan lamunan Key dan Joon saat itu. “Jahat sekali kau tak mau memberi tahu alamat dormmu.” Lanjut yeoja itu.
        “Haesa?” gumam Key pelan sambil perlahan berdiri.
        Joon berinisiatif membawa ke-empat anak kecil itu untuk meninggalkan Key bersama Haesa.
        “Apa kau menyediakan pakaian ganti?” Key melontarkan sebuah pertanyaan bodoh.
        Haesa sudah gemas dengan semua sikap Key. Tanpa perintah, yeoja itu menghempaskan tubuhkan untuk memeluk Key. “Apa yang kau lakukan?” Key gelagapan melepaskan tubuh Haesa yang memeluknya erat. “Kau ingin membuat hubungan ku dengan Jonghyun hyung semakin buruk?”
        Seketika Haesa melepaskan pelukannya. “Kenapa kau selalu menyalahkan Jonghyun oppa?” protes Haesa.
        “Aku tidak menyalahkan, tapi ini kenyataan!” balas Key tak mau kalah untuk membela diri. Tanpa pikir panjang, Key pergi dari sana dan membiarkan Haesa seorang diri di dapur.
        “Hyung! Minggir!” tegas Key karena Jonghyun menghalangi langkahnya yang hendak meninggalkan dorm juga.
        “Key, selama ini kau salah paham.” Jelas Onew bijak yang kini berdiri di belakang Key.
        Key pun berbalik menghadap Onew. Perlahan seorang yeoja mengintip dari balik punggung Onew hingga membuat Key tersentak. “Apa kau menyangka aku adalah Haesa?” ujar yeoja itu yang memiliki wajah sangat mirip dengan Haesa.
        “Kalian?” Key sedikit tergagap ketika Haesa pun muncul dari arah dapur.
        “Oppa jangan mempermalukan dirimu. Aku kan sudah pernah cerita bahwa aku kembar.” Seru Haesa mengingatkan. Tapi sepertinya Key benar-benar melupakan itu.
        “Tapi kau dan Mir…” Key tak melanjutkan ucapannya.
        “Bukankah kau yang tidak mau memberitahu alamat dorm kalian.” Protes Mir masih tetap duduk di sofa dan memangku Leo di atas pahanya. “Jadi jangan salahkan jika aku yang memberi tahu Haesa.” Lanjutnya menanggapi tuduhan Key.
        “Waahh… hebat… aku punya noona kembar.” Heboh Taemin yang langsung mendapat cubitan dari yeoja di sampingnya. “Sakit…”
        “Jaga sikapmu. Jangan seperti anak kecil.” Hyosun memarahi Taemin dan membuat seisi dorm menertawakan mereka.
        Key berbalik dan kembali menatap Jonghyun. “Hyung… maafkan aku.” Ujar Key.
        “Tidak semudah itu, Key.” Cibir Jonghyun pura-pura kesal. Tentu saja, karena sedetik kemudian Jonghyun menertawai wajah polos Key yang merasa bersalah. “Setidaknya kau tidak merebut kekasihku.” Lanjut Jonghyun sambil meraih tangan Hyun Rae agar berdiri di sampingnya.
        Key menatap berkeliling. Lalu matanya berhenti pada Yoogeun yang tetap setia di samping Dayoung. “Yoogeun…” Key memanggil anaknya. “Kau masih kecil, dan kau tidak boleh mendahuluiku memiliki kekasih.” Putus Key seenaknya.
        “Bukankah noona itu kekasih appa?” Yoogeun menunjuk Haesa dengan sendok yang dipegangnya. “Kenapa masih menggangguku.”
        “Dia bukan kekasihku.” Jawab Key pura-pura mengacuhkan keberadaan Haesa. Yeoja itu kini kesal setengah mati karena Key.
        “Tapi tadi kalian berpelukan di dapur.” Tuduh Yoogeun karena ia sempat melihat adegan itu sebelum akhirnya benar-benar di bawa keluar oleh Joon.
        “Kau ini…” gemas Key, tapi ia tak tau harus membalas apa lagi kepada Yoogeun. Anak kecil itu kini justru sudah melupakan perseteruannya dengan Key.
        “Apa Key mengacuhkanmu?” bisik Joon dari belakang Haesa.
        “Sepertinya…” Haesa menjawab dengan malas.
        Joon menengadahkan telapak tangannya ke hadapan Haesa. “Bagaimana kalau kau denganku saja?” rayu Joon sambil tersenyum untuk menggoda yeoja itu. Tapi Joon tetap mengawasi perubahan sikap Key melalui ekor matanya.
        Haesa mulai mengangkat tangannya hendak menyambut uluran tangan Joon. Key terbelalak menyaksikan pemandangan di hadapannya. “Apa yang kalian lakukan!” protes Key yang langsung saja menghalangi tangan Haesa yang hampir menyentuh tangan Joon.
        “Kau apa-apaan, oppa? Lepaskan.” Haesa memberontak, namun Key tak semudah itu melepaskannya. “Kau bilang aku bukan kekasihmu.”
        Tidak ada yang berniat membantu ataupun melerai Haesa dan Key. Semua menonton sambil menertawai pergulatan antara Key dan Haesa.
        “Tidak jadi. Pokoknya sekarang aku kekasihmu. Kau milikku. Jangan harap aku akan melepaskanmu begitu saja. Aku telah mengejarmu sejak lama.” Cecar Key bertubi-tubi.
        “Tapi selama ini kau…” Haesa tak melanjutkan kata-katanya karena ia merasakan sesuatu yang lembut mendarat di pipinya. Siapa lagi kalau bukan ciuman dari Key untuk membuat yeoja itu bungkam.
        “Kau terlalu cerewet.” Cibir Key di telinga Haesa. “Jangan banyak protes, aku sekarang adalah kekasihmu.”
        “Leo! Apa yang kau lakukan?” jeritan seorang yeoja cilik mengalihkan perhatian orang-orang yang ada di sana. Lauren. Yeoja itu kini memgangi pipinya yang baru saja mendapat kecupan kilat dari Leo.
        “Aku ingin menikahimu.” Kata Leo polos.
        “Tapi kau bilang kau ingin menikah dengan Joon appa.” Pernyataan Lauren tadi membuat Joon terbelalak, namun sedetik kemudian namja itu menertawai perkataan polos yang keluar dari bibir Lauren.
        “Tidak mau.” Leo menggeleng tegas. “Dan kau tidak boleh menikah dengan gajah.”
        “Aku akan tetap menikah dengan gajah.” Tolak Lauren sedikit menjerit, lalu berlari menghampiri Seungho dan menangis dalam pelukan appa tersayangnya.
        “Kenapa harus dengan gajah? Kau kan bisa menikah denganku.” Kata Key membuat Leo ikutan menangis.
        “Oppa..!” protes Haesa sambil mencubit pinggang Key dan namja itu hanya nyengir tanpa rasa berdosa membuat semua orang kembali menertawakan mereka.

@_E_N_D_@

Referensi :


LAPORAN ( FORMAL DAN SEMI - FORMAL )


Laporan ialah karya tulis ilmiah yang dibuat oleh seseorang atau sekelompok orang yang berhubungan secara structural atau kedinasan setelah melaksanakan tugas yang diberikan.Laporan tersebut sebagai bukti pertanggung jawaban bawahan/petugas tim/panitia kepada atasannya atas pelaksanaan tugas yang diberikan.

Sifat Laporan 

Laporan yang baik harus ditulis dengan bahasa yang baik dan jelas sehingga menimbulkan pengertian yang tepat, bukan kesan atau sugesti. Di bawah ini adalah sifat-sifat yang harus dikandung oleh sebuah laporan. 

1. Mengandung imaginasi 

Hal ini memiliki pengertian bahwa pelapor harus tahu secara tepat siapa yang akan menerima laporan. 

2. Sempurna dan komplit 

Tidak boleh ada hal-hal yang diabaikan bila hal-hal tersebut diperlukan untuk memperkuat kesimpulan dalam laporan itu. Selain itu laporan tidak boleh mengandung unsur yang menyimpang dan memihak. 

3. Disajikan secara menarik 

Pelapor harus berusaha menarik perhatian si penerima laporan dengan nilai yang terkandung di dalam laporan. 

Dasar-dasar Laporan 

1. Pemberi Laporan 

Pemberi laporan dapar berupa perorangan atau badan 

2. Penerima Laporan 

Penerima laporan adalah perorangan atau badan yang menuugaskan atau dianggap perlu mendapatkan laporan tersebut. 

3. Tujuan Laporan 

Umumnya tujuan laporan adalah untuk mengatasi suatu masalah, mengambil suatu keputusan yang lebih efektif, mengetahui perkembangan suatu masalah, mengadakan pengawasan dan perbaikan, menemukan teknik baru, dan sebagainya. 

Bahasa Laporan 

Sekurang-kurangnya dari segi sintaksis bahasanya teratur, jelas memperlihatkan hubungan yang baik antara satu kalimat dengan kalimat yang lain. Bidang yang dilaporkan dan orang yang menerima laporan seringkali mempengaruhi gaya bahasa yang digunakan. 

Macam-macam Laporan 

1. Laporan berbentuk formulir isian 
    Jenis laporan ini biasanya bersifat rutin dan sering berbentuk angka-angka. 

2. Laporan berbentuk surat
    Biasanya bentuknya lebih panjang dari surat-surat biasa. 

3. Laporan berbentuk memorandum
   Jenis laporan ini sering digunakan untuk laporan yang singkat. 

4. Laporan perkembangan dan laporan keadaan
 Laporan perkembangan adalah suatu macam laporan untuk menyampaikan perkembangan, perubahan atau tahap mana yang sudah dicapai dalam usaha untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.
Laporan keadaan adalah laporan yang menggambarkan kondisi yang ada pada saat laporan itu dibuat. 

5. Laporan berkala 
   Jenis laporan ini dibuat dalam jangka waktu tertentu. 

6. Laporan laboratories 
   Salah satu tujuan dari laporan laboratoris adalah menyampaikan hasil dari percobaan atau kegiatan yang dilakukan dalam laboratorium. 

Laporan formal adalah laporan yang memenuhi persyaratan-persyaratan tertentu, nadanya bersifat impersonal dan materinya disajikan seperti dalam suatu pola struktur yang terdapat dalam buku-buku. Bila terdapat satu atau dua persyaratannya yang tidak dipenuhi, disebut laporan semi-formal, sedangkan laporan yang tidak memenuhi persyaratan yang telah ditentukan disebut laporan non-formal.

Laporan formal, semi-formal, dan non-formal merupakan laporan yang bersifat resmi (formil). Bila laporan tersebut bersifat pribadi dan bentuknya sesuai dengan keinginan penulis maka laporan itu bersifat tidak resmi (informil). 

Ciri-ciri umum untuk menentukan apakah suatu laporan termasuk laporan formal: 

1. Harus ada halaman judul 

2. Biasanya ada sebuah surat penyerahan 

3. Memiliki daftar isi 

4. Ada sebuah ikhtisar (atau abstrak) yang mengawali laporan 

5. Ada bagian pendahuluan 

6. Bila ada kesimpulan dan saran (rekomendasi) biasanya diberi judul tersendiri 

7. Isi laporan yang terdiri dari judul-judul dengan tingkat yang berbeda-beda 

8. Bernada resmi, bergaya impersonal 

9. Bila perlu disertai dengan tabel-tabel dan angka-angka, baik yang terjalin dalam teks laporan maupun dikumpulkan dalam satu bagian tersendiri 

10. Biasanya didokumentasikan secara khusus 

Laporan formal adalah laporan yang memenuhi semua persyaratan di atas, nadanya bersifat impersonal, dan materinya disajikan dalam suatu pola struktur seperti yang terdapat dalam buku-buku. Bila ada satu atau beberapa syarat tidak terpenuhi, laporan itu disebut semi-formal sedangkan laporan yang tidak memenuhi persyaratan di atas disebut laporan non-formal. 

Struktur Laporan Formal 

1. Halaman judul 
   Jangan menggunakan judul yang terlalu panjang. 

2. Surat penyerahan
    Surat penyerahan atau letter of transmittal berfungsi sebagai kata pengantar pada sebuah buku. 

3. Daftar isi
   Bagian ini memuat rekapitulasi dari semua judul yang ada dalam laporan. Pokok-pokok yang paling penting ditempatkan semakin ke kiri. 

4. Ikhtisar dan abstrak 
   Ikhtisar merupakan bagian dari tulisan yang menyampaikan informasi penting dari sebuah laporan dalam bentuk yang sangat singkat. 

Abstrak adalah bagian uraian yang sangat singkat, jarang lebih panjang dari enam atau delapan baris untuk menerangkan aspek-aspek yang tercakup dalam sebuah uraian. 

1. Pendahuluan 

2. Isi laporan 

Isi laporan menyangkut inti persoalan. 

1. Kesimpulan dan saran 

2. Bagian pelengkap 

Referensi :